Ruang ini selalu terbuka manakala saya merasa saya butuh mendengar sendiri dengan jelas gaung suara saya. Walau yang dilirihkannya hanyalah deru tanpa arah. Dan di sinilah saya saat ini. Mencoba menguraikan pelan-pelan perdebatan kusir personal ini. Mengapa perdebatan kusir? Karena yang didebatkan cuma satu hal yang diteriakkan berulang-ulang dengan argumen dan pembenaran semu demi membeli kenyamanan. Dan personal. Karena pergulatan seru itu terjadi di diri. Hanya telinga saya yang kebas mendengar pekikan kedua kubu yang belum mau mengalah walau saya sebenarnya mengerti dengan jelas pihak mana yang salah.
Well,,setiap manusia memiliki ruang. Untuk dirinya. Di mana dia tau pada ruang itulah ia dapat berserah dan berpasrah menyaksikan setiap likuan yang terjadi pada diri dan hidupnya. Mengerti. Tanpa ia harus menjelaskan setiap detail yang terjadi kasat mata. Menyaksikan betapa hebatnya eksistensi hal-hal kecil sederhana yang seringkali terlupakan dalam menjadikan kehidupan lebih berarti atau lebih terpuruk lagi. Ruang njagong dan tidur telentang menonton film sehari-hari diputar.
Sudah lama sekali rasanya saya tidak pulang. Pulang pada rumah dan kota yang saya dirikan 8 tahun silam. Pulang dan kembali mengunjungi perasaan saya yang tidak berubah ketika saya kembali. Pulang pada setting lokasi yang belum juga berubah. Tapi dalam kamus bahasa saya, definisi pulang adalah kembali. Dan menjadikan tempat yang dipulang-i rumah. Bukan tempat yang akan ditinggalkan lagi setelah datang sesekali. Jadi mungkin istilah yang lebih tepat adalah, mampir. Saya mampir ke rumah dan kota saya yang dulu. Demi menemukan ketenangan sementara dan tiduran sejenak untuk beberapa waktu. Mampir sekalian menyapa sosok saya yang lalu.
Yah,, saya beLum bisa mengatakan yang saya rasakan saat ini berjudul ketakutan. Dan yang saya coba abaikan adalah perasaan bersalah. Juga yang saya sangkal habis-habisan adalah rasa kekalahan. Tapi memang ada perasaan tidak nyaman dalam diri dalam kondisi sekarang ini. Saya cuma ingin menyelesaikan semuanya. Sesegera mungkin sebisa saya.
<12Maret2012/00:57>
bagus, dan ga norak
BalasHapus