Campur aduk rasanya. Aku masih belum cukup berpengalaman untuk dapat mendefinisikan kompilasi rasa yang aku alami saat ini. Benar? Salah? Benar? Salah? Dan aku masih terlalu naif dan sok suci dengan senantiasa menginginkan segala yang aku pilih untuk lakukan adalah sesuatu yang benar. Seenaknya ng-klaim: aku adalah seseorang yang hidup dengan berlandaskan kebenaran. Tai kucing! Saat aku ngrasa aku nglakukan sesuatu yang salah aku jatuh sejatuh-jatuhnya. Apalagi untuk hal yang secara langsung memberikan dampak pada orang-orang terdekat. Berartikah maaf? Ketika keberadaan kata 'maaf' masih dipertanyakan maknanya. Ketika aku ga ngerti aku nyesel apa ngga...
Eh,,
hujan....
<23Mei2011/20:22>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar