Well,,kembali mampu berpikir secara jernih sekarang. Saat ini yang sedang mengambil alih diri adalah logika,rasio,dan kesadaran penuh akan realitas. Mungkin teori tentang bagaimana cara berintrospeksi secara baik dan benar telah saya dalami. Dan pemikiran-pemikiran negatif di otak uda agak terkendali. Nah,sekarang yang perlu saya lakukan hanya sisanya: realisasi. Bagian paling sederhana, tapi sama sekali ga bisa disebut mudah.
Saya jadi teringat kata-kata Atticus Finch, tokoh favorit saya, di novel To Kill a Mockingbird.
Dan sepertinya saya sedang berada dalam tahap tersebut. Dengan kadar konflik yang jauh di bawah Jem tentunya....sedang mencoba bersungguh-sungguh melupakan sesuatu. Tetapi yang sebenarnya dilakukannya hanyalah menyisihkan masalah tersebut beberapa lama sampai sudah cukup waktu berlalu. Lalu ia akan mampu memikirkan dan memahaminya...
Saya mungkin belum sepenuhnya mampu melupakan, apalagi memahami gemuruh yang terjadi di dalam diri saya saat otak saya merekan kembali alur kejadian plus asumsi yang meracuni entitas saya keseluruhan. Tapi dengan kesadaran penuh saya mampu sesadar-sadarnya menyisihkan semua hal yang sekiranya belum dapat saya terima ke"ada"annya. KeLuar daripadanya.
Semua masukan telah diterima, seluruh peristiwa telah dire-play sekuatnya, internalisasi dan introspeksi uda cukup sepertinya. Waktunya pertunjukkan digelar. Dengan pemeran yang sama, panggung yang sama, setting yang sama, akting yang sedikit berbeda, dan sedikit revisi naskah.
Kita lihat sama-sama, akan jadi bagaimana nanti rattingnya.
11Feb2011/16.13
11Feb2011/16.13
Tidak ada komentar:
Posting Komentar